Konten yang berkualitas tidak dibuat dalam 10 menit, tapi melalui perencanaan yang matang.
Memang tidak mudah membuat konten berkualitas karena membutuhkan waktu dan usaha yang tidak sedikit, bahkan kadang uang. Ibarat suatu usaha, konten adalah produk dari blog anda, memiliki produk yang baik akan membuat blog anda “laris”.
Inilah cara membuat perencanaan sebagai pondasi konten anda.
Berpikir seperti pembaca blog
Seseorang mau membaca di blog anda karena mereka tertarik dengan topiknya atau karena konten tersebut dirasa mampu menyelesaikan masalahnya.
Maka dari itu sebelum membuat konten, pikirkan terlebih dahulu topik apa yang kira-kira mereka minati. Cara yang paling efektif yaitu dengan pura-pura membuat seorang karakter pembaca blog anda, atau persona pembaca.
Maksudnya, anda membayangkan kepribadian seseorang yang membaca blog anda secara lengkap. Misalkan untuk blog PanduanIM.com inilah beberapa persona nya:
- Seorang pria/wanita berusia 18-24 yang baru mulai membuat blog dengan tujuan mendapatkan penghasilan. Dia baru mengenal dunia blogging dan ingin mempelajari cara-cara bagaimana mengembangkan blognya supaya populer dan bagaimana cara mendapatkan penghasilan dari blognya.
- Pria/wanita berusia 21-31 yang memiliki bisnis offline dan ingin mengembangkan usahanya ke dunia online. Orang ini mengerti besarnya manfaat yang bisa dia dapat dengan melebarkan sayap ke internet, tapi dia belum paham sama sekali langkah apa yang harus diambil.
- Seorang online marketer, usia 21-39, mendapatkan penghasilan rutin secara online dan memiliki bisnis berbasis internet. Dia ingin belajar teknik-teknik lanjutan mengenai online marketing dan meningkatkan penghasilannya melalui metode-metode baru.
Inilah 3 contoh dari beberapa persona pembaca blog PanduanIM. Selanjutnya, catat persona ini dimanapun yang bisa anda lihat dengan mudah. Setiap kali anda ingin membuat konten baru, puaskan keinginan dari salah satu persona ini.
Apa yang ingin mereka pahami?
Konten yang bagus tentunya harus memberikan pemahaman baru untuk pembacanya, tapi apa sih yang sebenarnya ingin mereka pahami?
Cara termudah untuk menemukan keingin-tahuan mereka adalah dengan mengunjungi langsung ke situs komunitas tempat mereka biasanya nongkrong.
Kalau blog anda tentang fitness, maka berkunjunglah ke forum fitness. Hampir semua niche memiliki forum tersendiri. Gunakan Google untuk mencari forum-forum ini dengan kata kunci: “niche” + forum.
Sebagai contoh, screenshot berikut ini berasal dari forum gitar di musisi.com
Dari 10 thread ini saja anda sudah bisa mendapatkan konten yang benar-benar bisa memuaskan mereka. Enaknya lagi, sebagian besar thread ini sudah ada jawabannya. Anda tinggal mengembangkan kembali.
Walaupun blog anda berbahasa Indonesia, jangan batasi komunitas hanya yang berbahasa Indonesia. Komunitas dengan bahasa Inggris biasanya lebih ramai dan anda bisa menemukan lebih banyak ide.
Selain forum, beberapa komunitas di sosial media ini juga bisa menjadi alternatif:
- Facebook Group
- Google+ Community
- Quora
- Yahoo Answer
Apa yang mereka baca?
Untuk menemukan “bahan dasar” dari konten, anda juga bisa melakukan pencarian konten dengan memanfaatkan beberapa sumber lain yaitu dengan mencari bacaan lain yang mereka sukai.
Pertama, dengan menggunakan BuzzSumo. Masukkan topik calon konten anda kemudian masukkan ke kolom pencarian di BuzzSumo. Tool ini akan mengeluarkan hasil pencarian berupa konten yang populer dari blog-blog internasional.
Kedua, mirip dengan cara pertama tapi tool yang digunakan yaitu Topsy. Dengan Topsy anda bisa menemukan tweet dari orang lain yang pernah mempublikasikan konten sesuai topik yang anda masukkan.
Ketiga, cari blog-blog populer yang memiliki topik serupa dengan blog anda. Kemudian gunakan QuickSprout untuk menemukan konten mana yang paling populer di blog tersebut.
Dengan cara ini anda bisa menemukan banyak artikel yang diminati oleh pembaca. Perlu saya ingatkan untuk tidak menduplikasi konten-konten yang anda temukan, anda harus membuat konten yang lebih bagus daripada yang sudah anda temukan ini.
Saatnya riset kata kunci
Banyak orang yang salah paham tentang keyword research. Banyak yang menggunakan metode riset kata kunci untuk menemukan ide konten. Salah.
Kalau anda memasukkan kata kunci ke tool riset, hasil yang dikeluarkan tidak banyak dan hanya di sekitar kata kunci tersebut. Misalnya kalau anda memasukkan keyword “baju baru”, maka yang keluar paling-paling hanya “beli baju baru”, “baju baru murah”, dan sejenisnya.
Akibatnya, ide yang anda temukan tidak banyak dan anda akan menemukan banyak sekali artikel dengan topik yang sama (karena semua orang menggunakan cara ini).
Padahal cara riset kata kunci yang benar adalah dengan mencari topik utamanya dulu dengan cara-cara di atas. Kemudian baru topik ini kita masukkan ke Google Keyword Planner atau tool sejenisnya.
Tujuan dari riset kata kunci adalah untuk menemukan perpaduan kata mana yang menghasilkan volume pencarian paling optimal. Bukan untuk menemukan topik baru.
Proses pembuatan konten
Seperti yang saya bilang tadi, konten yang berkualitas tidak akan selesai dibuat dalam 10 menit. Paling tidak anda membutuhkan 1-2 jam kalau anda melalui proses yang benar, bahkan bisa lebih dari sehari.
Seperti inilah kira-kira tahapan dan durasi pembuatan konten berupa artikel:
- Penggalian topik (~20 menit – 1 jam per topik)
- Penulisan gagasan/kerangka (~15 – 30 menit)
- Penulisan artikel (~1 jam)
- Perbaikan dan formatting (~20 menit)
- Gambar/desain (~15 – 30 menit)
Proses penggalian topik ini seharusnya dilakukan secara terus-menerus. Maksudnya, ketika anda menemukan ide artikel segera catat di HP, buku catatan, atau kalau saya menggunakan Trello.
Mengapa menulis gagasan/kerangka artikel? Artikel yang bagus dan enak dibaca biasanya detail dan proses penulisannya kompleks (tapi hasilnya tidak kompleks). Untuk mempermudah proses penulisan maka diperlukan pembuatan kerangka.
Jangan pelit dengan waktu, sebagai blogger sudah sewajarnya kita menyediakan waktu terbanyak pada proses penulisan.
Selanjutnya silahkan membaca artikel ini untuk mengetahui cara membuat artikel yang baik.
Promosikan hasil konten
Walaupun di link yang saya berikan di atas sudah membahas promosi konten, akan saya terangkan ulang dan tambahkan disini.
Promosi konten seringkali terlupakan karena kita menganggap membuat konten berkualitas saja sudah cukup. Apalagi kalau anda sudah menyediakan waktu berjam-jam untuk membuat konten, rasanya sayang kalau tidak dipromosikan.
Cara promosi yang paling efektif adalah kembali lagi ke forum dan sosial media dimana kita menemukan ide konten ini. Dengan menjawab pertanyaan anggota komunitas disana, kita akan mendapatkan pembaca dan juga nama baik.
Bangun email list supaya pembaca yang sudah anda dapatkan tidak lupa dengan anda, supaya mereka kembali lagi lain kali.
Wah,, patut dicoba mas darmawan. biasanya saya hanya mengetik artikel tanpa mementingkan kata kunci. Mungkin karna itu blog saya belum bnyak pngunjungnya..
trima kasih atas infonya, semoga blog ini tambah berkembang.
Mantap nih, lagian nulis dengan sungguh2 bikin hati ploong dan lebih bermanfaat buat yg baca.
Saat ini topsy sudah ditutup.
Anda bisa menggunakan layanan alternatif lain seperti keyhole, tweetreach, atau buffer seperti pernah di bahas dalam blog SEMrush.