PanduanIM

  • Blog
  • Panduan
  • Kontak
  • Daftar

Pengaturan Plugin Yoast SEO untuk Mengoptimalkan WordPress Anda Terhadap Mesin Pencari

oleh Darmawan Follow Like

Yoast SEO merupakan plugin SEO yang fiturnya paling lengkap saat ini. Saya sendiri di PanduanIM juga menggunakan plugin Yoast SEO.

Fungsinya untuk memaksimalkan kinerja SEO WordPress anda.

Supaya lebih “ramah” dengan mesin pencari.

Meskipun plugin ini tidak wajib kalau anda sudah tahu seluk-beluk WordPress dan SEO, tapi untuk pemula sebaiknya gunakan plugin ini.

Sekarang kita akan belajar untuk mengatur Yoast SEO supaya optimal.

Sebelum itu, satu hal lagi…

Ada 1 kesalahpahaman yang sering dialami oleh pemula ketika menggunakan Yoast SEO.

Plugin ini hanya untuk memaksimalkan kinerja SEO WordPress anda.

Bukan untuk mendapatkan peringkat satu.

Jadi, kalau setelah memasang dan mengatur plugin ini anda belum juga bisa menjadi peringkat 1 di Google…wajar.

Yoast SEO hanya 5% dari keseluruhan ilmu SEO yang ada.

Oh ya, satu lagi:

Karena kita akan membahas topik tentang SEO (optimasi untuk mesin pencari), maka ada baiknya anda membaca bab-bab awal dari Panduan SEO ini terlebih dahulu.

Instalasi plugin Yoast SEO

Silahkan lihat video ini kalau anda belum tahu cara menginstall plugin:

Singkatnya, seperti ini:

Masuk ke menu Plugins > Add New dari dashboard WordPress.

Cari plugin bernama Yoast SEO.

Klik tombol Install Now, lalu klik link Activate Plugin setelah instalasinya selesai.

Pengaturan dasar plugin Yoast SEO

Pengaturan ini akan kita bagi menjadi 2 bagian. Pertama, pengaturan dasar (yang akan kita bahas sekarang) dan pengaturan untuk setiap kali anda membuat post baru.

Ini tahapannya:

1. Pengaturan General

Masuk ke menu SEO > General dari dashboard WordPress.

Setelah itu klik tab Your Info.

Masukkan nama website anda ke form “Website name:” dan masukkan alternatif nama website di “Alternate name:”.

Kemudian pilih apakah website anda perorangan atau perusahaan.

Ini contohnya:

Informasi website di Yoast

2. Pengaturan Titles & Metas

Masuk ke menu SEO > Titles & Metas dari dashboard.

Title adalah judul halaman situs anda yang muncul di setiap halaman di bagian atas browser.

Sedangkan Meta (atau meta description) adalah penjelasan singkat yang muncul di hasil pencarian Google.

Masuk ke tab Homepage.

Di sini anda akan melihat ada banyak tanda %, seperti di gambar ini:

Title meta homepage

Ini penjelasannya:

  • %%sitename%% – nama website anda, bisa diubah di Settings > General
  • %%page%% – halaman website anda, kalau pengunjung ada di halaman 2, maka akan muncul Page 2 secara otomatis
  • %%sep%% – tanda pemisah, ini bisa anda ubah di tab General
  • %%sitedesc%% – tagline website anda, bisa diubah di Settings > General

Untuk Title template saya sarankan biarkan seperti itu.

Sedangkan di bagian Meta description template, masukkan 1-2 kalimat yang menjelaskan website anda. Maksimal 160 huruf.

Lanjut ke tab Post Types

Di halaman ini anda akan melihat beberapa kolom Title template dan Meta description template untuk Posts, Pages, dan Media.

Untuk Title template, hapus %%sep%% %%sitename%%.

Jadi sisanya hanya %%title% %%page%%.

Seperti gambar ini:

TItle meta post type

Lakukan untuk semua yang ada di halaman tersebut.

Sedangkan untuk Meta description template, biarkan kosong.

Kalau sudah, lanjut ke Taxonomies

Sama seperti Post Types, hapus %%sep%% %%sitename%% dari semua Title template di halaman ini.

Lanjut ke Archives.

Di bagian Duplicate content prevention, lihat ada baris dengan tulisan “Add noindex, follow to the author archives”.

Kalau website anda dikelola oleh satu orang (1 user), centang pilihan ini:

Noindex untuk satu pengelola

Sedangkan kalau website anda dikelola oleh banyak orang dengan lebih dari 1 user, biarkan tidak dicentang.

Kalau sudah selesai, klik tombol Save Changes.

3. Pengaturan Social

Masuk ke menu SEO > Social.

Di tab Accounts, isikan kolom-kolom yang kosong dengan akun social media anda. Tidak perlu diisi semua.

Akun social Yoast

Setelah itu, lanjut ke tab Facebook.

Di kolom Image URL (ada 2), upload gambar berukuran 470x246px atau lebih besar. Gambar ini sebaiknya yang bisa mendeskripsikan website anda.

Kemudian klik tombol Copy home meta description.

Pengaturan facebook Yoast

Lengkapi Title-nya.

Terakhir, klik tombol Add Facebook Admin. Setelah itu anda akan diminta memasukkan Facebook user ID. Gunakan website ini untuk mencari user ID anda.

Sekarang kita langsung lanjut ke tab Google+.

Centang pilihan Add Google+ specific post meta data.

Kemudian copy-paste alamat profil Google+ anda ke kolom yang diberikan.

Pengaturan Google+ Yoast

Kalau sudah, klik Save Changes.

4. Pengaturan Search Console

Sekarang kita loncat ke menu SEO > Search Console.

Klik tombol Get Google Authorization Code. Ikuti langkah-langkahnya sampai anda mendapatkan suatu kode.

Otentikasi Google Yoast

Paste kode tersebut di kolom yang diberikan.

Selesai.

Masih ada beberapa menu lagi yang tidak kita bahas, karena memang tidak perlu diubah. Tapi silahkan pelajari sendiri, siapa tahu anda butuh mengubah sesuatu.

5. Pengaturan Categories

Masuk ke menu Posts > Categories.

Ini halaman kategori anda, mestinya di sini sudah ada minimal 1 kategori.

Klik Edit pada salah satu kategori.

Edit kategori

Scroll ke bawah sampai anda menemukan Yoast SEO Settings.

Di halaman ini anda bisa mengganti judul standarnya, kemudian menambahkan meta description.

Mengubah title dan meta kategori

Silahkan ganti sesuai selera.

Yang terpenting, pastikan judul dan meta description mengandung kata kunci sesuai judul kategori anda.

Pengaturan SEO untuk post dan page

Setiap kali membuat dan menerbitkan post, ada pengaturan SEO yang harus anda lakukan untuk setiap post.

Masuk ke menu Posts > All Posts > Edit salah satu post.

Atau buat post baru di Posts > Add New.

Di halaman editor ini, scroll ke bagian bawah sampai anda melihat Yoast SEO. Inilah yang akan kita atur.

Pengaturan yoast untuk tiap post

Pertama, masukkan keyword target anda ke Focus Keyword.

(Silahkan pelajari SEO dulu kalau tidak mengerti apa maksudnya)

Setelah memasukkan focus keyword, anda akan melihat penilaian SEO untuk post anda. Pelajari penilaian tersebut, karena bermanfaat untuk menambah pengetahuan SEO anda.

Di atasnya, anda akan melihat Snipped editor.

Ganti tulisan judul yang berwarna biru ini supaya mengandung keyword. Sebisa mungkin panjangnya dibatasi sampai 60 huruf, tapi tidak apa-apa kalau lebih.

Di bawah judul dan URL (warna biru dan hijau) ada meta description.

Deskripsikan artikel anda dalam kurang dari 160 huruf. Sertakan minimal dan maksimal 1 kali keyword yang anda targetkan.

Di sebelah kirinya ada 2 icon lagi.

2 ikon di yoast

Icon yang seperti roda gigi adalah pengaturan teknikal SEO. Kalau anda tidak mengerti fungsinya, abaikan saja.

Icon yang seperti tanda “<” adalah pengaturan social media. Kalau anda ingin supaya post tersebut ditampilkan dengan judul yang berbeda di Facebook dan Twitter, ganti di sini.

Itulah semua pengaturan Yoast SEO.

Setelah mengikuti semua langkah di atas, website anda sudah teroptimasi secara SEO.

Meskipun begitu, ini baru 5%…

…sisanya tergantung dari kualitas konten dan cara anda mempromosikan website.

Cara Memasang Google Analytics dan Google Search Console di WordPress

oleh Darmawan Follow Like

Saya sering dengar kalimat ini:

Anda tidak akan bisa melakukan peningkatan performa terhadap apa yang tidak anda ukur.

Misalnya kalau anda seorang atlet lomba lari. Supaya kecepatan lari anda semakin bagus, maka anda harus tahu seberapa kecepatan anda sekarang.

Kalau tidak, maka kita tidak tahu apakah sudah bagus atau belum…

…hanya mengandalkan feeling.

Dalam pengembangan website juga sama.

Anda tidak akan tahu bagaimana cara yang efektif untuk mendapatkan pengunjung dan membuat mereka puas kalau anda tidak tahu seperti apa kondisi anda sekarang.

Masuk akal?

Maka dari itulah pengukuran terhadap performa website itu penting.

Salah satu alat bantu yang bisa kita gunakan yaitu Google Analytics.

Dalam panduan ini, anda akan belajar bagaimana cara memasang Google Analytics dan Google Search Console ke website anda.

Proses Install Google Analytics

Silahkan lihat video ini:

Atau kalau anda tidak suka menonton video, silahkan ikuti panduan berikut ini:

Langkah 1: Install plugin bernama Google Analytics by Yoast

Kalau anda belum tahu cara instalasi plugin, lihat panduan ini.

Plugin ini sebetulnya tidak wajib diinstall. Kita masih bisa memasang Google Analytics tanpa plugin ini.

Tapi supaya mudah, kita pakai plugin ini saja.

Langkah 2: Integrasi WordPress dengan Google Analytics

Setelah instalasi plugin, buka menu Analytics > Dashboard.

Klik link “authenticate your Google Analytics profile here” yang ada di halaman tersebut.

Otentikasi Google Analytics

Lalu klik tombol “Authenticate with your Google Account”.

Akan muncul jendela baru.

Ijinkan akses ke akun Google

Di dalam jendela ini, anda akan diminta untuk memberi ijin plugin Yoast tersebut ke dalam akun Google Analytics anda.

Ikuti tahapannya.

Setelah itu, anda akan diberikan sebuah kode.

Copy kode ini, lalu tutup jendelanya.

Di halaman WordPress anda, akan ada suatu kolom untuk menaruh kode yang barusan anda copy. Paste kode tersebut di sini.

Masukkan kode otentikasi

Setelah itu klik “Save authentication code”.

Langkah 3: Daftar di Google Analytics

Masuk ke link ini: Google Analytics.

Klik Sign in di kanan atas.

Setelah itu anda akan diminta mendaftar dan memasukkan informasi website. Lengkapi informasinya.

Informasi website di Analytics

Setelah lengkap, klik tombol “Get Tracking ID”.

Kembali lagi ke halaman WordPress anda, di Analytics > Dashboard. Reload halaman ini.

Setelah itu anda akan melihat menu “Analytics profile”.

Pilih analytics profile

Pilih yang barusan anda buat.

Simpan, klik Save changes.

Selesai.

Verifikasi Google Search Console

Silahkan lihat video ini:

Atau kalau anda tidak suka menonton video, silahkan ikuti panduan berikut ini:

Untuk memverifikasi Search Console dengan cara yang akan dijelaskan di bawah ini, anda harus sudah memasang Google Analytics sesuai cara di atas.

Kemudian buka link ini: Google Search Console.

Di halaman ini ada sebuah kolom tempat memasukkan alamat website. Masukkan alamat website anda.

Masukkan alamat website ke search console

Setelah itu klik Add Property.

Di halaman selanjutnya, klik Verify.

Selesai.

Selesaikan Semua Pengaturan Ini Sebelum WordPress Anda Diperkenalkan ke Medan Perang

oleh Darmawan Follow Like

Setelah melakukan instalasi WordPress, website anda belum langsung siap untuk terjun ke medan perang.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan.

Tujuannya supaya website anda terkesan berbeda dari yang lain. Dan yang lebih penting: supaya tidak seperti website yang belum jadi.

Inilah persiapannya:

Hapus post & page bawaan WordPress

Saat baru menginstall WordPress, ada post, page, dan komentar yang muncul secara otomatis.

Hello World

Judul postnya yaitu “Hello World!”

Sedangkan judul pagenya adalah “Sample Page”.

Hapus kedua halaman ini karena tidak anda butuhkan.

Ubah nama kategori Uncategorized

Masuk ke menu Posts > Categories.

Anda akan melihat ada sebuah kategori bernama Uncategorized. Kategori ini tidak bisa dihapus sampai anda membuat kategori lain.

Maka dari itu, lebih baik kita ubah namanya.

Uncategorized

Kategori ini akan otomatis terpilih ketika saat membuat post anda tidak memilih kategori lain. Jadi, ini adalah kategori defaultnya.

Ini bisa anda ubah di Settings > Writing.

Default category

Hilangkan user dengan username Admin

Di luar sana ada banyak robot otomatis yang mengincar website-website dengan platform WordPress, termasuk website anda. Mereka akan mencobe menebak-nebak username dan passwordnya.

Dan username yang paling pertama ditebak adalah Admin dan Administrator.

Maka dari itu, sebaiknya anda tidak punya akun dengan 2 username tersebut.

Kalau sudah terlanjur, buat akun baru melalui Users > Add New.

Ubah rolenya dari Subscriber menjadi Administrator. Kemudian hapus user anda yang menggunakan username Admin.

Atur format tanggal

Supaya kedepannya tidak bingung dengan tanggal, atur formatnya sesuai tempat tinggal anda.

Buka Settings > General.

Dari sini, ubah Timezone, Date Format, dan Time Format.

Format waktu

Atur berapa jumlah post dalam satu halaman

Di halaman arsip atau halaman blog, standarnya ada 5 post yang ditampilkan dalam satu halaman.

Anda bisa mengubah jumlahnya.

Masuk ke menu Settings > Reading.

Ubah angkanya di “Blog pages show at most” menjadi jumlah post yang anda inginkan.

Jumlah post dalam satu halaman

Ubah feed dari full menjadi summary

Masih di menu yang sama.

Di bagian “For each article in a feed, show”, ganti dari Full text menjadi Summary (kecuali kalau anda tahu dan memang ingin memunculkan full text).

Feed menjadi summary

RSS feed ini sering digunakan untuk menduplikasi artikel oleh orang lain.

Dengan mengubah full text menjadi summary, maka orang-orang tidak akan bisa menduplikasi artikel anda secara otomatis.

Atur agar semua komentar tidak langsung muncul

Pada dasarnya, di WordPress komentar akan menunggu persetujuan anda dulu sebelum diterbitkan.

Tapi kalau ada seseorang yang sudah pernah anda approve mengirim komentar lagi, komentar ini akan langsung muncul tanpa persetujuan dari anda.

Ini bisa jadi celah untuk spammer.

Untuk mengubah pengaturannya, masuk ke Settings > Discussion.

Pada bagian “Before a comment appears” hilangkan centang pada “Comment author must have a previously approved comment”, dan centang yang di atasnya.

Approve komentar manual

Ubah permalink ke format yang lebih baik

Standarnya, setiap kali membuat post baru maka alamatnya akan jadi kira-kira seperti ini:

http://namadomain.com/?p=23

Ini tidak bagus karena tidak deskriptif…

…artinya anda tidak bisa tahu apa isi dari post tersebut kalau hanya melihat URLnya.

Mesin pencari seperti Google juga tidak suka dengan URL seperti ini.

Maka dari itu, permalinknya kita ubah.

Masuk ke menu Settings > Permalinks.

Ubah menjadi salah satu dari 4 pilihan selain yang paling atas:

Pilihan permalink

Saya pribadi lebih suka yang “Post name” karena paling singkat dan mudah diingat. Tapi terserah anda.

Daftar di Gravatar

Sebagai pemilik website WordPress, konten-konten anda nantinya akan mendapatkan komentar dari orang lain.

Ketika berkomentar, ada foto yang muncul.

Avatar

Untuk mengganti foto ini, daftar di Gravatar.

Gunakan email yang sama dengan yang anda gunakan di WordPress anda.

Kalau tidak, maka ketika berkomentar, avatar anda akan jadi sama seperti orang lain.

Lengkapi profil

Tergantung theme yang anda gunakan, kadang-kadang profil dari akun anda akan diperlihatkan secara umum.

Karena itu, lengkapi profil anda supaya tidak kosong.

Masuk ke menu Users > Your Profile.

Lengkapi nama, email, website, akun Google+, Twitter, Facebook, dan Biographical info yang terdiri dari 1-3 kalimat untuk mendeskripsikan diri anda.

Instalasi Google Analytics dan Search Console

Kedua tool ini berperan besar dalam pengembangan website. Saya selalu menyarankan agar semua website menginstall keduanya.

Tapi ini akan kita bahas dalam bab berikutnya.

Lain-lain (yang sudah dibahas di bab-bab sebelumnya)

  1. Ganti theme sesuai selera anda
  2. Install plugin yang anda butuhkan
  3. Pasang favicon
  4. Hilangkan widget standarnya dan pasang sesuai kebutuhan anda
  5. Buat menu navigasi

Cara Mengubah Permalink di WordPress, dan Prinsip Permalink yang Optimal

oleh Darmawan Follow Like

Permalink adalah alamat URL yang diberikan kepada post atau page di website WordPress anda.

Jadi setiap post dan page punya permalink masing-masing.

Di WordPress, setiap kali kita membuat post atau page, mereka akan mendapatkan permalink secara otomatis. Tapi kita bisa mengubah strukturnya secara keseluruhan maupun satu per satu.

Sekarang akan kita pelajari caranya.

Silahkan lihat video di bawah ini:

Kalau anda tidak ingin menonton video, baca panduan berikut:

Mengubah struktur permalink website

Sebelum versi 4.2, permalink standar dari WordPress seperti ini:

http://namadomain.com/?p=23

Angka 23 di atas adalah identitas atau ID dari post anda. Setiap post punya ID yang berbeda.

Permalink seperti itu tidak bagus…

…karena kalau kita lihat secara sekilas tanpa mengunjungi, kita tidak bisa tahu apa isinya.

Maka dari itulah sejak versi 4.2 WordPress mengganti standarnya supaya mengandung judul post.

Kalau anda ingin mengganti permalink, ikuti langkah berikut:

Masuk ke menu Settings > Permalinks.

Pilihan permalink

Pilih selain yang paling atas.

Saya pribadi lebih suka yang “Post name” karena singkat dan mudah dihapal. Tapi ini tidak berpengaruh besar, terserah anda.

Mengubah permalink untuk setiap post dan page

Saat sedang membuat post, anda akan melihat yang seperti di gambar ini:

Permalink post

Ini adalah permalink untuk post tersebut.

Kalau tidak anda atur secara manual, kata-kata yang digunakan dalam permalink sama dengan judul post anda.

Permalink ini juga bisa kita ganti.

Tekan tombol edit di sebelahnya, kemudian masukkan permalink yang anda inginkan.

Ingat, permalink tidak boleh mengandung spasi. Gunakan tanda strip (-) sebagai pengganti spasi.

Prinsip permalink yang bagus

Permalink yang bagus adalah permalink yang:

  1. Singkat
  2. Deskriptif (bisa mendeskripsikan isi dari halamannya)

Tapi kenapa harus mengikuti 2 prinsip tersebut?

Ada 3 alasan…

Pertama, anda sebagai pemilik website nantinya akan secara aktif mempromosikan konten-konten website ke tempat lain.

Supaya anda tidak perlu bolak-balik membuka website, maka ada baiknya permalink ini singkat.

Supaya anda sendiri ingat.

Yang kedua, supaya orang lain juga ingat.

Misalnya, di website ini saya punya sebuah panduan optimasi untuk mesin pencari (SEO). Alamatnya adalah http://panduanim.com/seo/

Singkat, bahkan hanya 3 huruf.

Jadi nantinya ketika orang-orang ingin membaca atau merekomendasikan panduan tersebut, mereka akan langsung ingat tanpa perlu mencari-cari lagi.

Alasan ketiga, Google lebih suka URL yang deskriptif.

Ini sebetulnya akan anda pelajari lebih lanjut dalam panduan SEO.

Tapi intinya URL yang mengandung kata kunci dari halaman tersebut bisa mendapatkan peringkat yang lebih baik di hasil pencarian Google.

Itulah 3 alasan mengap permalink harus singkat dan deskriptif.

  • 1
  • 2
  • 3
  • …
  • 6
  • Selanjutnya ›

Search

Panduan Pilihan

Artikel Terpopuler

  • 14 Teknik Membangun Backlink Berkualitas untuk Meningkatkan Rangking dan Mendapatkan Traffic
  • 5 Tahap untuk Bisa Masuk ke Halaman Pertama di Google dengan Keyword Apapun [Studi Kasus]
  • 9 Tahap Menulis Artikel yang Baik untuk Website agar Mendapatkan Peringkat 1 di Google
  • Bagaimana Mendapatkan Penghasilan dari Blog Hingga Ratusan Juta Bahkan Milyaran per Bulan
  • 25 Blogger Terbaik di Indonesia Berbagi Lebih dari 81 Tips Membuat Blog yang Sukses

Dibuat dengan Panduan IM © 2026. Hubungi saya